ALIANSI MAHASISWA JEMBER TURUN JALAN TUNTUT DEMOKRASI

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jember menggelar aksi di Gedung DPRD Jember, pada tanggal 1 Oktober 2019 dari Pukul 09:00 – 14:30 WIB. Pada aksi kali ini, demonstran menggunakan Dress Code serba hitam yang artinya menandai matinya Demokrasi di negara ini.

#JemberMendesak seperti itulah kira-kira aksi kali ini, karena demonstran aksi kali ini menuntut keadilan bagi rakyat dan demokrasi negeri ini. Yang dimana sudah menjadi korban atas tidak keadilannya negeri ini.

Sempat terjadi aksi dorong-dorongan antar demonstran dan pihak kepolisian pada saat demonstran dihalangi masuk ke halaman Gedung DPRD Jember. Tetapi setelah melakukan Lobbying dengan pihak kepolisian akhirnya para demonstran di perbolehkan masuk, asal tertib.

Setelah masuk ke halaman Gedung DPRD Jember, korlap aksi yaitu Andi Saputra menyampaikan tuntutannya, yang dimana:

  1. Hentikan segala bentuk represif dan kriminalisasi Gerakan aksi pelajar, mahasiswa dan rakyat
  2. Menolak RUU pertanahan
  3. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menanggulangi bencana dan menyelamatkan korban, tangkap dan adili pengusaha dan korporasi pembakaran hutan, serta cabut dan hentikan HGU dan hentikan pemberian izin baru bagi perusahaan besar perkebunan
  4. Mendesak pemerintah menerbitkan PERPU terkait UU KPK
  5. Tarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM, buka ruang demokrasi seluas-luasnya di Papua
  6. Tuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat serta adili penjahat HAM
  7. Mendesak Presiden untuk menerbitkan PERPU terkai sistem budidaya berkelanjutan

Setelah dibacakannya tuntutan oleh korlap aksi, para demonstran menunggu agar para anggota mau menemui para demonstran, tetapi hasilnya setelah ditunggu sampai setelah Dzuhur para anggota dewan tidak mau menemui, sehingga sempat terjadi aksi dorong-dorongan lagi antar mahasiswa dan pihak kepolisian, karena para demonstran ingin masuk dan menemui anggota dewa akan tetapi gagal.

Tetapi korlap aksi memberikan pilihan, apakah demonstran yang masuk atau semua anggota dewan yang keluar, dan setelah mengetahui hal tersebut akhirnya anggota dewan keluar menemui para demonstran. Setelah bertemu dengan anggota dewan, para demonstran menawarkan surat kesepakatan untuk menandatangani tuntutan dari Aliansi Mahasiswa Jember.

Setelah ditandatangani, demonstran dan para anggota dewan sepakat untuk mengawal, agar tuntutanya sampai di pusat, dan semoga perjuangan mereka tidak sia-sia dan Indonesia kembali merdeka dari para pengkhianat Rakyat dan Negara.

PC IMM Jember

Website ini adalah situs resmi pimpinan cabang ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM Jember) kabupaten jember. situs ini dibuat dalam rangka memberi dan menyeber luaskan informasi terkait kegiatan dan hal hal yang dilakukan oleh cabang maupun komisariat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *