IMM Jember Sesalkan Sikap Dewan yang Menolak Raperda Pengelolaan Sampah

Immjember – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Jember menyesalkan sikap DPRD Jember yang menolak usulan Raperda Pengelolaan tu Sampah. Padahal, raperda tersebut sudah masuk dalam 10 regulasi prioritas.

Pria yang akrab disapa Sholeh menjelaskan, pihaknya telah menemui komisi C pada 22 Oktober lalu. Dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) tersebut, pihaknya telah memberikan data hasil kajian serta solusi strategis pada persoalan sampah di Kabupaten Jember.

Hal itu disampaikan Kabid Hikmah dan Kebijakan Publik PC IMM Jember Muhammad Sholeh. “Padahal dalam surat Pemkab Jember nomor 150/144/35091 12/2019 tentang pengajuan judul program pembentukan perda Kabupaten Jember 2020 huruf E, reperda tersebut tercantum,” katanya, Minggu (22/12/19).

Saat pembahasan tersebut, disepakati bahwa Raperda Pengelolaan Sampah akan dikawal. Namun ternyata, dewan menolak usulan yang diajukan Pemkab Jember 18 Desember lalu. Sholeh menuding, ditolaknya raperda pengelolaan sampah tak lebih sebagai nilai tawar untuk meloloskan raperda lainnya. Sementara itu, Wakil Ketua Bapempeda DPRD Jember Alfian Andri Wijaya mengungkapkan alasan ditolaknya raperda tersebut. Yakni, dikarenakan tidak adanya Raperda RDTR dalam 10 poin yang diajukan oleh eksekutif. “Kami bukan menolak, hanya memending sampai Raperda RDTR masuk dalam salah usulan eksekutif. Jadi, sementara yang kami terima dari 10 raperda usulan pemkab cuma 5 saja. Sedang 5 sisanya, termasuk Raperda Pengelolaan sampah tidak kami tanggapi,” jelasnya.

(Sumber : tadatodays.com)

PC IMM Jember

Website ini adalah situs resmi pimpinan cabang ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM Jember) kabupaten jember. situs ini dibuat dalam rangka memberi dan menyeber luaskan informasi terkait kegiatan dan hal hal yang dilakukan oleh cabang maupun komisariat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *